I don't blame you because you cannot do the multiplication
I don't blame you because you cannot do the tasks given
I really don't
I only blame your parents who easily look for money
but alas! they also easily take you for granted..
or even worse...they think that you are an angel
while you actually don't know how to behave like one..
it feels like you were their burden besides chasing money...
while they believe that money works for them
and they never work for money any longer...
It is easy for your parents to take those words
from what -so - called - motivator....
selling the words for bunch of imagination
and still you are there...
not knowing what your tasks are...
even the tasks from this life...
111208
Wednesday, December 10, 2008
Saturday, December 6, 2008
DAUN JATUH
Saat daun itu tertiup angin
tangkainya sudah begitu rapuh
hingga kita melihatnya tak tertahan
dan tangkainya memutuskan untuk ikut serta
bersama angin, kemanapun ia meminta..
bukan suatu cerita sedih bagi sang dahan
juga bagi induknya, sang pohon
karena cerita ini sudah menjadi episode ulangan
setiap detiknya dalam hidup sebuah pohon..
hanya satu yang kita tak akan pernah tahu
atau lebih tepat tak mau tahu...
kemanakah akhir perjalanan sang daun..
karena angin tak pernah mengatakan apapun
selain desauan yang tak pernah kita pahami..
(hugo, 122008)
tangkainya sudah begitu rapuh
hingga kita melihatnya tak tertahan
dan tangkainya memutuskan untuk ikut serta
bersama angin, kemanapun ia meminta..
bukan suatu cerita sedih bagi sang dahan
juga bagi induknya, sang pohon
karena cerita ini sudah menjadi episode ulangan
setiap detiknya dalam hidup sebuah pohon..
hanya satu yang kita tak akan pernah tahu
atau lebih tepat tak mau tahu...
kemanakah akhir perjalanan sang daun..
karena angin tak pernah mengatakan apapun
selain desauan yang tak pernah kita pahami..
(hugo, 122008)
Monday, November 17, 2008
OLD FRIENDS
old friends, where are you?
are you still there within my heart?
or just like me; too busy chasing popularity?
or you might be drowning under the sea of boredom;
even worse if it is the sea of anxiety..
and where am I?
far away to talk to
got wall around me
too strong and thick to get through
old friends, where are you?
you might be saying the same way too...
old friends, you will never be forgotten..
are you still there within my heart?
or just like me; too busy chasing popularity?
or you might be drowning under the sea of boredom;
even worse if it is the sea of anxiety..
and where am I?
far away to talk to
got wall around me
too strong and thick to get through
old friends, where are you?
you might be saying the same way too...
old friends, you will never be forgotten..
Sunday, November 9, 2008
10112008 - TRAGEDI PAHLAWAN
Tentunya kita sudah paham makna pahlawan. Kita juga tahu dan mengenal beberapa pahlawan negara kita. Hanya saja, kita tidak tahu bagaimana mereka bisa menjadi pahlawan.
Apabila mereka meninggal karena sakit, ketahuanlah riwayat mereka.
Apabila mereka meninggal dalam peperangan?
Ada dua hal yang mungkin terjadi.
Pertama: Bisa jadi ia terbunuh oleh peluru musuh dengan sangat brutal sekali. Yang ini kita pantas acungi jempol, karena musuh sangat benci dia.
Kedua: Bisa jadi ia terbunuh oleh peluru teman sendiri dalam kekacauan perang. Yang ini kemungkinan besar karena sifat dan gayanya yang membuat banyak orang benci. Nah, yang kedua ini belum banyak diungkap bukan?
Pada hari pahlawan ini, ayo kita merenungkan, apakah mereka yang kita sebut pahlawan selama ini memang mati untuk negara, atau mati karena dendam pribadi? Salah satu indikasi dapat kita lihat dari cara hidup keluarga atau anak-anak yang ia tinggalkan. Apabila anak-anaknya hidup dengan gaya bicara dan gaya hidup yang menyebalkan, dapat dipastikan memang tidak ada warisan jiwa kepahlawanan dalam diri mereka; alias sang pahlawan dalam kehidupan sehari-harinya bukanlah contoh yang baik.
Pernah berpikir demikian?
Aku sering melihat keluarga pahlawan yang seperti itu.
Indikasi bagi kita untuk meninjau ulang gelar yang kita berikan. Alangkah lebih baiknya apabila para pahlawan yang tidak dikenal itulah yang kita coba cari tahu asal-usulnya. Sementara yang sudah kita anugerahi gelar pahlawan, selayaknyalah diakreditasi ulang. Seperti sekolah saja! Biar saja!
salam,
H
Apabila mereka meninggal karena sakit, ketahuanlah riwayat mereka.
Apabila mereka meninggal dalam peperangan?
Ada dua hal yang mungkin terjadi.
Pertama: Bisa jadi ia terbunuh oleh peluru musuh dengan sangat brutal sekali. Yang ini kita pantas acungi jempol, karena musuh sangat benci dia.
Kedua: Bisa jadi ia terbunuh oleh peluru teman sendiri dalam kekacauan perang. Yang ini kemungkinan besar karena sifat dan gayanya yang membuat banyak orang benci. Nah, yang kedua ini belum banyak diungkap bukan?
Pada hari pahlawan ini, ayo kita merenungkan, apakah mereka yang kita sebut pahlawan selama ini memang mati untuk negara, atau mati karena dendam pribadi? Salah satu indikasi dapat kita lihat dari cara hidup keluarga atau anak-anak yang ia tinggalkan. Apabila anak-anaknya hidup dengan gaya bicara dan gaya hidup yang menyebalkan, dapat dipastikan memang tidak ada warisan jiwa kepahlawanan dalam diri mereka; alias sang pahlawan dalam kehidupan sehari-harinya bukanlah contoh yang baik.
Pernah berpikir demikian?
Aku sering melihat keluarga pahlawan yang seperti itu.
Indikasi bagi kita untuk meninjau ulang gelar yang kita berikan. Alangkah lebih baiknya apabila para pahlawan yang tidak dikenal itulah yang kita coba cari tahu asal-usulnya. Sementara yang sudah kita anugerahi gelar pahlawan, selayaknyalah diakreditasi ulang. Seperti sekolah saja! Biar saja!
salam,
H
Monday, November 3, 2008
THE ROCK
Once, it was a huge rock with thousand of birds playing on top of it
It took the ocean hundred years to break it down bit by bit
It took the ocean's sons, daughters, grandchildren, great grandchildren
and still the rock was there
getting older
getting smaller
and still, it was a strong rock
and no one could tell you
how many years it would break and disappear
even time was not there to tell
surely it is a mystery
only the rock knows when
when it knew, it was too late..
It took the ocean hundred years to break it down bit by bit
It took the ocean's sons, daughters, grandchildren, great grandchildren
and still the rock was there
getting older
getting smaller
and still, it was a strong rock
and no one could tell you
how many years it would break and disappear
even time was not there to tell
surely it is a mystery
only the rock knows when
when it knew, it was too late..
Tuesday, October 21, 2008
FUNERAL
I don't understand why
in every funeral, there must be tears fallen
and yet some laughter are there among the tears
but still the wonder remains
When the coffin is locked
there will be bitterness remains in silent
and the distance is getting deeper
because the words can't get through the wood
while the air is not willing to be in the line as well
silence remains
Soon the coffin will bring the body
into the womb of the land
to the destination that has never been told
to the immortal darkness
with the hope that there would be a light
after the dark
after the emptiness
and who can tell you
when your friends is only the dark
that you never knew before
even the prayers are soundless
only He knows
only Him
23.45 / 211008 - after attending a funeral
THE TUNNEL

Do you think that your life is a kind of tunnel?
Can you see the light at the end of your tunnel?
Are you brave enough to go there, to the light?
I am sure there will be an answer
but, what is that?
Life is full of uncertain things
for us who can see a thing hidden
while everything is prepared for us
we just wait and do nothing
I am thinking about me
who just sit here and wait
I am waiting for the day
where I must be alone
in the tunnel
Thursday, October 9, 2008
SOUL FOR SOUL
One man was standing in front of me
talking slowly, quietly, gently
never heard that voice along my life
it seemed that I had a call from the very deep sea
where once I belong
"what will you give?"
the question appeared within his sharp eyes
and I was there looking back at his eyes
confused on the answer I should give back
because there was no answer staying within my consciousness
then the substance within me moved
crawling beneath my consciousness
right into my backbone filling my blood
filling my flesh
filling my view
still the question smoothly rumbled
"what will you give?"
once again, I didn't have answer to deliver
only the substance kept moving into my throat
and pushing my skull to open my mouth
the substance within me released itself
it looked like me
it looked at me
it smiled at me
and that was the last time I kept my consciousness
that was the last time I saw my substance
taken by the man who was standing and talking in front of me
it felt like I was in the air
it wasn't me anymore
I was within my substance
it was within me
we were within the man
and that was the end
that I could feel within my consciousness...
talking slowly, quietly, gently
never heard that voice along my life
it seemed that I had a call from the very deep sea
where once I belong
"what will you give?"
the question appeared within his sharp eyes
and I was there looking back at his eyes
confused on the answer I should give back
because there was no answer staying within my consciousness
then the substance within me moved
crawling beneath my consciousness
right into my backbone filling my blood
filling my flesh
filling my view
still the question smoothly rumbled
"what will you give?"
once again, I didn't have answer to deliver
only the substance kept moving into my throat
and pushing my skull to open my mouth
the substance within me released itself
it looked like me
it looked at me
it smiled at me
and that was the last time I kept my consciousness
that was the last time I saw my substance
taken by the man who was standing and talking in front of me
it felt like I was in the air
it wasn't me anymore
I was within my substance
it was within me
we were within the man
and that was the end
that I could feel within my consciousness...
PERNIKAHAN
Dengarlah kata yang sangat menarik ini;
"pernikahan"
satu kata yang mengandung banyak arti
dan melibatkan keadaan seseorang yang mengandung
kata yang mengandung banyak perasaan
dari dua anak manusia
dua keluarga
dua dunia
ketika kata itu terucap oleh bibirku,
aku seakan-akan hendak memasuki suatu siang yang menggelisahkan
dimana hanya ada aku dan istriku di sebuah padang pasir
dan sekali lagi di teriknya siang yang menggelisahkan
namun memang benar apa yang aku dengar:
"janganlah khawatir akan hidupmu..." *
tapi aku toh manusia biasa yang penuh dengan kekhawatiran
karena kata "pernikahan"
karena gerbang "pernikahan"
oleh sebab hidup "pernikahan"
berada dalam peliknya "pernikahan"
dan terkungkung oleh lembaga "pernikahan"
lalu aku mendengar lagi:
"janganlah kamu khawatir akan apa yang hendak kamu makan.."
"apa yang hendak kamu pakai..."*
kata-kata itu sungguh menyejukkanku...
namun aku ini manusia biasa
lebih biasa dari manusia yang lainnya...
lebih mudah patah arang karena kenaifanku
lebih terbiasa melihat kelemahanku dan ingin segera mundur
dari peperangan dunia yang diwakili oleh "pernikahan"
Namun siapakah aku ini,
selain hanya manusia yang sangat biasa dengan segala kenaifan dan kelemahan
ketika lengan istriku meraih lenganku
aku merasa adanya "pernikahan" yang sangat dalam dan panjang
akan kami lalui bersama
akan kami kandung bersama
dan tiba-tiba saja, semua kata-kata tadi begitu mengasyikkan
aku tak pantas untuk khawatir
tak pantas untuk patah arang
ada dia bersamaku
dalam jalan yang panjang dan berliku
menyambut sebuah pernikahan memasuki hidup kami
101008 - terinspirasi oleh Lukas 12 : 22-24
"pernikahan"
satu kata yang mengandung banyak arti
dan melibatkan keadaan seseorang yang mengandung
kata yang mengandung banyak perasaan
dari dua anak manusia
dua keluarga
dua dunia
ketika kata itu terucap oleh bibirku,
aku seakan-akan hendak memasuki suatu siang yang menggelisahkan
dimana hanya ada aku dan istriku di sebuah padang pasir
dan sekali lagi di teriknya siang yang menggelisahkan
namun memang benar apa yang aku dengar:
"janganlah khawatir akan hidupmu..." *
tapi aku toh manusia biasa yang penuh dengan kekhawatiran
karena kata "pernikahan"
karena gerbang "pernikahan"
oleh sebab hidup "pernikahan"
berada dalam peliknya "pernikahan"
dan terkungkung oleh lembaga "pernikahan"
lalu aku mendengar lagi:
"janganlah kamu khawatir akan apa yang hendak kamu makan.."
"apa yang hendak kamu pakai..."*
kata-kata itu sungguh menyejukkanku...
namun aku ini manusia biasa
lebih biasa dari manusia yang lainnya...
lebih mudah patah arang karena kenaifanku
lebih terbiasa melihat kelemahanku dan ingin segera mundur
dari peperangan dunia yang diwakili oleh "pernikahan"
Namun siapakah aku ini,
selain hanya manusia yang sangat biasa dengan segala kenaifan dan kelemahan
ketika lengan istriku meraih lenganku
aku merasa adanya "pernikahan" yang sangat dalam dan panjang
akan kami lalui bersama
akan kami kandung bersama
dan tiba-tiba saja, semua kata-kata tadi begitu mengasyikkan
aku tak pantas untuk khawatir
tak pantas untuk patah arang
ada dia bersamaku
dalam jalan yang panjang dan berliku
menyambut sebuah pernikahan memasuki hidup kami
101008 - terinspirasi oleh Lukas 12 : 22-24
Wednesday, October 8, 2008
SECRET GARDEN
Come with me
and I will show you
a land that you haven't seen before
a river that you haven't dreamed of
where the trees are growing beautifully under the bright sky
surely only for you I would share the view
come with me and lay your hands
for I will take you there unconditionally
because you have taken me so deep
within your life and smile.
Walk with me
I'll try as gently as I could
to walk you there
because the view is for you only
and there will be more to see
to hold
to carry
to take
and
to love
081008 - for my wife and son
and I will show you
a land that you haven't seen before
a river that you haven't dreamed of
where the trees are growing beautifully under the bright sky
surely only for you I would share the view
come with me and lay your hands
for I will take you there unconditionally
because you have taken me so deep
within your life and smile.
Walk with me
I'll try as gently as I could
to walk you there
because the view is for you only
and there will be more to see
to hold
to carry
to take
and
to love
081008 - for my wife and son
Monday, October 6, 2008
MARI BERDOA ANAKKU
mari berdoa, anakku
sebelum fajar menyingsing dan semuanya terlambat
bagi kita untuk mendapatkan rejeki hari ini
dari Tuhan yang empunya surga dan dunia
ayo, kita berdoa anakku.
janganlah malas sebab Dia sudah menunggu kita
dengan matahariNya yang indah
dengan embunNya yang segar
dan dengan segala bunyi alam di luar sana.
Janganlah engkau lupa, anakku
untuk berdoa demi keselamatan kita semua
agar kita dijauhkan dari segala mara bahaya
dari segala tangan-tangan jahat
namun juga jangan sampai kita menjadi yang jahat
hingga Tuhan tak mau mengampuni dosa-dosa kita
terlebih ketika kita tidak sudi mengampuni mereka
yang bertega hati mencelakakan kita...
Mari berdoa anakku, sebelum semuanya terlambat
sebelum matahari meninggi
membakar kulit kita seperti api neraka..
ayo berdoa anakku
071008 - terinspirasi dari doa "Bapa Kami"
sebelum fajar menyingsing dan semuanya terlambat
bagi kita untuk mendapatkan rejeki hari ini
dari Tuhan yang empunya surga dan dunia
ayo, kita berdoa anakku.
janganlah malas sebab Dia sudah menunggu kita
dengan matahariNya yang indah
dengan embunNya yang segar
dan dengan segala bunyi alam di luar sana.
Janganlah engkau lupa, anakku
untuk berdoa demi keselamatan kita semua
agar kita dijauhkan dari segala mara bahaya
dari segala tangan-tangan jahat
namun juga jangan sampai kita menjadi yang jahat
hingga Tuhan tak mau mengampuni dosa-dosa kita
terlebih ketika kita tidak sudi mengampuni mereka
yang bertega hati mencelakakan kita...
Mari berdoa anakku, sebelum semuanya terlambat
sebelum matahari meninggi
membakar kulit kita seperti api neraka..
ayo berdoa anakku
071008 - terinspirasi dari doa "Bapa Kami"
ANDAIKATA KAU MENOLEH
Di persimpangan itu, kita ucapkan janji
ah, mungkin bukan janji; melainkan amarah
amarah bercampur janji
atau apapun itu
semuanya tidaklah jelas lagi
sebab kata-kata tidak lagi menjadi bahasa kita
semuanya telah menguap oleh air matamu
dan juga pandangan mata puluhan orang di sana
yang memandang kita nista
Semuanya terjadi begitu saja tanpa ada jeda
dan tak sedikitpun aku terhenyak untuk berhenti
lalu berpikir akan apa yang terjadi.
Terlambat.
Kamu sudah ada di depanku.
Menutup mukamu.
Tersedu.
dan berlari
andaikata kau menoleh ke belakang
maka akan kau lihat titik air mata itu
mengalir
dan tak akan kembali
seperti dirimu
071008 - aku salah satu saksi bisu dari semua itu
ah, mungkin bukan janji; melainkan amarah
amarah bercampur janji
atau apapun itu
semuanya tidaklah jelas lagi
sebab kata-kata tidak lagi menjadi bahasa kita
semuanya telah menguap oleh air matamu
dan juga pandangan mata puluhan orang di sana
yang memandang kita nista
Semuanya terjadi begitu saja tanpa ada jeda
dan tak sedikitpun aku terhenyak untuk berhenti
lalu berpikir akan apa yang terjadi.
Terlambat.
Kamu sudah ada di depanku.
Menutup mukamu.
Tersedu.
dan berlari
andaikata kau menoleh ke belakang
maka akan kau lihat titik air mata itu
mengalir
dan tak akan kembali
seperti dirimu
071008 - aku salah satu saksi bisu dari semua itu
Sunday, October 5, 2008
DEMI KEINGINAN ITU
Blog ini tercipta karena suatu keinginan yang semakin berkembang dari hari ke hari. Jelas sudah, demi keinginan itu aku harus menuliskan apa yang ada di dalam hati dan pikiranku untuk dibagikan pada semua orang yang berkenan mengunjungi blog ini. Semua tulisan di blog ini akan berkaitan dengan "produk" seperti puisi, cerita sangat pendek dan cerita pendek, esai, dan keluh kesah. Tentu saja masalah kualitas akan aku serahkan pada mereka yang membacanya.
"Biarlah jiwamu yang memimpinmu dalam pengembaraan ini"
salam,
"H"
Subscribe to:
Posts (Atom)